PENGERTIAN CONTROL PANEL HOSTING BERSERTA FUNGSINYA UNTUK WEB
Pengertian dan Cara Kerja Control Panel Hosting
Control panel bisa digunakan untuk mengontrol sebuah sistem yang ditampilkan dalam bentuk tertentu. Sedangkan hosting adalah sebuah layanan dalam jaringan komputer yang memberikan penyewanya hak untuk mengakses server.
Pengertian dari control panel hosting adalah sebuah program yang disediakan layanan web hosting yang memungkinkan Anda sebagai pengguna untuk mengelola, mengatur, daan menjalankan server.
Fungsi dari Control Panel Hosting
1. Mengatur Pemidahan Hosting
Fungsi pertamanya ini digunakan ketika dalam kondisi tertentu. Misalnya, ingin memindahkan kepemilikan domain atau layanannya kurang memuaskan dari register lama. Sehingga harus melakukan tranfer domain.
2. Menginstalasi Aplikasi dalam Server
Dengan control panel, Anda juga bisa dengan mudah mengatur tool apa yang ingin digunkan seperti memasang fitur atau menambahkan widget.
3. Mencadangkan Data
Control panel berhubungan dengan keamanan dan pengaturan database sehingga bisa dimanfatkan sebagai perantara untuk melakukan back-up data. jadi, ketika ada fasilitas eror yang mempengaruhi isi website, Anda bisa memulihkannya seperti semula karena sudaah melakukan pencadangan.
4. Mengelola Email Akun
Selain mencadangkan data, Anda juga bisa mengelola akun email seperti mengakses webmail di browser, menambahkan akun email hosting, dan aktivitas konfigurasi zoho email yang laainnya.
5. Melihat Statistik Web
Fungsi lain dari control panel hosting adalah menyediakan fitur traffic. Fitur tersebut akan memunculkan statistik kunjungan yang penting untuk memantau perkembangan website yang sudah dihosting. Sehingga, ketika ada penurunan, Anda bisa langsung mengevaluasinya.
Contoh Control Panel Hosting
1. Cpanel. Ini adalah control panel berbasis Unix/Linux yang banyak digunakan karena antarmuka dan grafisnya mudah digunakan.
2. Plesk. Hampir sama dengan Cpanel, Plesk akan membantu Anda dalam mengotomatisasi berbagai tugas hingga menginstall WordPress. Berbeda dengan Cpanel, sistem ini lebih banyak digunakan di Eropa karena kebanyakan penyedia hosting disana memberikan control panel hostingnya berupa Plesk.
3. WHM. Hampir sama seperti Cpanel. Perbedaannya adalah WHM bisa digunakan untuk mengatur banyak web dalam satu server, sedangkan Cpanel hanya untuk satu web saja.
4, Direct Admin, control panel termudah dan tercepat. Jenis control panel ini cukup stabil dan tersedia dalam bentuk Linux.
DomaiNesia adalah penyedia hosting yang memberikan lisensi Cpanel secara gratis kepada setiap pembelian semua paket hosting, karena DomaiNesia tahu bahwa Cpanel adalah alay yang paling mudah untuk mengoperasikan fitur-fitur pembuatan website.
SHARED HOSTING SERVER
Pengertian shared hosting
Shared hosting adalah layanan hosting dimana sebuah acount hosting ditaruh bersama sama beberapa acount hosting lain dalam satu server yang sama, dan memakai service bersama sama.
Keuntungan shared hosting adalah harganya yang murah, namun kerugiannya adalah tingkat privasi dan performa yang tidak sebaik hosting dedicated.
sementara dedicated hosting adalah layanan hosting dimana sebuah server yang dipakai oleh satu acount (atau satu website, satu klien) saja.
keuntungannya adalah performa dan privasi yang lebih baik, karena server tidak dipakai oleh pihak ketiga. kerugiannya adalah harga yang lebih mahal. terdiri dari colocation(dimana mesin disediakan oleh klien sendiri dan ditaruh didata center penyedia hosting) dan dedicated server (dimana mesin disediakan oleh pihak penyedia hosting).
Apa saja yang didapat dari hosting?
dengan berlangganan acount hosting pada penyedia hosting anda biasanya mendapatkan nama domain, sejumlah ruang disk yang bisa diisi dengan file file anda, alamat/acount email. sehingga anda dapat membuat website dan berinteraksi dengan pengunjung website dan/atau staf anda menggunakan website dan email.
VIRTUAL PRIVATE SERVER
Definisi dan pengertian VPS
VPS adalah yaitu sebuah server fisik yang dibagi menjadi beberapa server virtual. VPS digunakan secara pribadi dan keseluruhan resourcenya hanya digunakan oleh satu pengguna saja. dikatakan sebagai virtual server karena memang server ini bersifat maya dan virtual, jadi servernya tidak memiliki fisik.
Konsep dari sebuah VPS
Setiap virtual server yang telah dibuat ini akan melayani sistem oprasi dan perangkat lunak secara mandiri dan dengan konfigurasi yang cepat. kebanyakan VPS sering digunakan untuk cloud computing atau tujuan penggunaan lainnya. jika berbicara konsep dari sebuah virtual private server, bisa dikatakan jika VPS merupakan sebuah server namun bersifat virtual. walaupun tidak murni menempati satu server, tapi VPs bekerja seperti sebuah server yang berdiri sendiri. VPS memiliki process, user, files dan menyediakan full root access. setiap VPS mempunyai alamat IP, port number, tables, filtering dan routing rules sendiri.



Komentar
Posting Komentar